Ini Bahaya Akses Jaringan WiFi Gratis Tanpa Mikrotik

IFANET INDONESIA , MIKROTIK (19/05/2020 ) – Sebelum menggunakan fasilitas WiFi yang banyak dicari orang, ada baiknya kamu mengetahui  bahaya WiFi Gratis yang tidak anda duga sebelumnya. Apalagi jaringan WiFi tersebut tidak menggunakan Mikrotik. Sesuai pengalaman dan survey yang kami lakukan bahwa jaringan internet yang menggunakan Mikrotik 100% dapat memberikan proteksi terhadap serangan Virus Ramsomware yang dapat mengensktipt file-file anda.

Coba bayangkan jika file-file dalam Laptop atau Komputer anda terkunci atau terenskript oleh Virus Ransomware, nyaris virus Ransomware merubah ekstention file milik anda dan meminta sejumlah dana agar mereka membukakan kunci enskripnya.

Baca Juga :  Cara Ampuh Mengatasi Serangan Virus Ransomware 

Nah, untuk Bahaya Mengakses WiFi Gratisan. antara lain :

1. Snooping

Penggunaan WiFi gratis yang tidak terlindungi oleh kata sandi memungkinkan orang lain kepo, meskipun kamu mengakses situs dari perangkat gadget pribadi, orang lain bisa melihat halaman situs yang sedang dikunjungi dengan memanfaatkan akses jaringan yang sama. Jadi, melalui akses dalam jaringan tadi, orang lain bisa melihat data yang diketik pada halaman formulir, dan bahkan melihat akses ke situs internet banking kamu.

2. Man in the Middle

Hal yang paling sering terjadi pada jaringan WiFi gratis adalah serangan man-in-the-middle. Di dalam jaringan yang sama, orang lain bisa saja masuk ke dalam percakapan di antara dua orang untuk menyadap komunikasi di antara keduanya. Kemudian, orang itu bisa mengakses informasi dan data pribadi yang dikirimkan, tanpa diketahui oleh pengirim atau penerima pesan di dalam percakapan. Hal ini memungkinkan orang lain untuk bisa ‘menguping’ percakapan, memanipulasi transaksi real-time, dan memanipulasi transfer data untuk mencuri informasi pribadi.

3. Serangan Malware

Tidak pernah transfer data dari perangkat lain, tapi komputer kamu bervirus? Waduh, biasanya hal ini disebabkan oleh kelemahan dari sistem operasi atau software. Hal itu sangat wajar dan mungkin dimanfaatkan hacker untuk memasukkan virus melalui koneksi jaringan tanpa kamu sadari. Dalam hal ini, hacker menggunakan kode untuk menargetkan kelemahan tertentu pada sistem operasi atau software yang digunakan pada gadget kamu.

4. SSID Palsu

Bahaya ini memanipulasi korban untuk terhubung ke dalam jaringan WiFi palsu. Maksudnya WiFi palsu? Jadi, orang biasanya membuat tiruan jaringan dengan nama yang reputasinya baik. Misalnya kamu ingin terhubung dengan jaringan WiFi ketika menginap di Hotel Mahal, kamu akan memiliki kecenderungan untuk memilih SSID “Hotel Mahal” pada daftar jaringan WiFi pada gadget. Jaringan tersebut bisa saja berupa jaringan hotspot nakal yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggungjawab agar bisa melihat informasi sensitif milikmu.

5. Muncul pop-up iklan

Selain bahaya dari akses data yang mungkin diakses dan digunakan oleh orang lain, WiFi gratis sebenarnya tidak benar-benar gratis. Penggunaan WiFi gratis biasanya digunakan untuk beriklan oleh pihak-pihak tertentu. Iklan-iklan tersebut akan muncul dalam bentuk pop-up pada layar. Untuk mengakses halaman situs dengan jaringan WiFi ‘gratis’, kamu perlu menutup halaman iklan pop-up terlebih dahulu. Sebenarnya memang hanya klik tombol ‘close’, sih. Tapi, kalo iklannya banyak dan muncul berkali-kali? Sepertinya repot juga, karena waktu kamu jadi habis hanya untuk menutup iklan dan akhirnya situs yang ingin kamu buka, belum tentu bisa diakses juga.

Akses WiFi memang sudah tersedia di mana-mana, akan tetapi ketersediaan WiFi gratis juga rentan dari berbagai bahaya yang merugikan penggunaan gadget kamu. Kalau begini, jika tidak sedang terdesak, sebaiknya tidak usah pakai jaringan WiFi gratis, deh.

Semoga Bermanfaat,-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *