Keunggulan IP V6 dibanding IP V4

Secara umum keunggulan IPv6 dibanding IPv4  adalah terletak pada banyaknya  jumlah alamat yang bisa diberikan kepada semua perangkat

Secara umum keunggulan IPv6 dibanding IPv4  adalah terletak pada banyaknya  jumlah alamat yang bisa diberikan kepada semua perangkat yang terhubung ke jaringan. Namun di samping jumlah alamat yang banyak ada beberapa kelebihan lain yang ditawarkan oleh IPv6 yang tidak ada pada IPv4.

Beberapa fitur dan keunggulan dari IPv6 yang mungkin belum diketahui dan dipahami adalah sebagai berikut.

1.    Jumlah total IP address yang disediakan
Secara detail dan teori total IP address yang tersedia jika nanti system pengalamatan beralih menggunakan IPv6 adalah sebanyak 3,4 x 10^38 ( 10 pangkat 38 ). Banyangkan 10 dipangkatkan 12 saja nilainya satu triliun, 10 pangkat 15 adalah 1000 triliun dan itupun belum mencapai setelah dari pangkat pada jumlah IPv6.

Jumlah penduduk bumi saat ini saja belum mencapai angka 10 miliar atau taruhlah, kira-kira jumlah perangkat yang terhubung ke internet sekitar 10 kali lipat yaitu 100 miliar itupun sama sekali belum mencapai setengah dari jumlah total IPv6.

2.    Fitur Keamanan
IPv6 merupakan IP address yang secara built-in sudah dilengkapi dengan sistem pengaman IP Sec. IP Sec atau Internet Protocol Security adalah protokol yang berfungsi untuk mengamankan komunikasi yang memakai Internet Protocol (IP) dengan menggunakan metode seperti otentikasi dan enkripsi setiap sesi komunikasi melalui paket Internet Protocol atau IP.

IPSec yang menggunakan kriptografi pada sistem pengamannya, membuat hal-hal seperti integritas data(data integrity) pada tingkat network atau jaringan, kerahasiaan data atau data confidentiality, otentikasi (authentication), replay protection, origin authentication dan banyak lagi lainnya, menjadi lebih baik. Sistem pengaman ini akan membantu mencegah berbagai macam serangan seperti denial-of-service attacks, data corruption, pencurian data, pencurian informasi lainnya yang sifatnya rahasia dan sejenisnya.

3.    Tidak ada lagi yang namanya Broadcast
Jika semua perangkat pada sebuah LAN berkomunikasi dengan menggunakan IPv6 maka tidak ada lagi broadcast IP yang dipakai untuk mengirimkan paket antar komputer pada LAN atau dengan kata lain tidak ada lagi yang namanya broadcast domain. Dengan hilangnya broadcast efisiensi penggunaan bandwidth jadi lebih baik. Setiap host pada LAN tidak lagi menerima dan mengecek apakah paket tersebut ditujukan kepada mereka atau bukan.

4.    DIRECTED DATA FLOWS
Aliran data dilakukan secara langsung kepada tujuan dari data tersebut tanpa harus menggunakan broadcast IP address. Pada IP versi 4 jika sebuah host pada LAN akan mengirimkan paket ke satu host lain yang ada di LAN maka host pengirim tersebut akan mengirimkan paket tersebut secara broadcast ke semua host yang ada di LAN.

Dan salah satu dari host-host tersebut jika menerima dan merasa bahwa paket tersebut untuk dirinya maka kemudian host tujuan itu lalu memberitahukan kepada pengirimnya bahwa paket sudah diterima. Sedangkan host lain yang merasa tidak untuk dirinya akan membuang paket tersebut.

Pada IP versi6 jika sebuah host pada LAN akan mengirimkan paket kepada satu host lainnya maka host pengirim akan menggunakan alamat multicast yang hanya mengirimkan paket ke beberapa tujuan saja secara bersamaan. Pada struktur header dari IP v6 terdapat sebuah bagian yang dinamai sebagai Flow Label, flow label atau penanda aliran bertugas untuk mengidentifikasi bahwa paket dikirim ditujukan kepada tujuan yang berada pada aliran yang sama.

Please “Like Me” For Continues ….

[sociallocker]

5.    Pengolahan data menjadi efisien
Efisiensi data yang dimaksud adalah proses yang dilakukan pada router:
a.    Proses chesksum pada proses routing yang dilakukan oleh router, tidak ada lagi pada IPv6. Check sum dilakukan pada setiap hop dari proses routing. Check sum biasanya dilakukan pada layer 2.
b.    IPv6 mengurangi ukuran tabel routing untuk meningkatkan efisiensi.
c.    Proses fragmentasi pada IPv6 dilakukan pada perangkat sumber, bukan pada router.

6.    Mudah dalam Mengkonfigur IP address pada host klien.
Pada IPv6 juga mengenal DHCP sistem sehingga proses pemberian IP kepada klien menjadi mudah. Alamat Mac address bisa dimodifikasi sebagai alamat IP v6.

7.    Network Address Translation atau NAT ditiadakan.
Salah satu fungsi NAT adalah untuk menghemat IP v4, dengan NAT setiap komputer yang ingin terkoneksi ke internet tidak perlu menggunakan IP publik, cukup satu IP public dan oleh NAT, IP public tersebut bisa dipakai secara bersama-sama oleh IP private untuk terkoneksi ke internet.

Namun dengan jumlah IP v6 yang sangat melimpah maka NAT tidak begitu diperlukan lagi, komputer atau host bisa langsung terkoneksi ke internet. Ditambah lagi dengan fitur dari IP v6 yang memungkinkan sebuah network interface bisa terpasang dengan lebih dari satu IPv6 maka perangkat-perangkat yang ada pada jaringan yang lokal kemungkinan bisa langsung terkoneksi ke internet. Di satu situasi ini menjadikan koneksi dan proses transfer jadi lebih cepat, di sisi lain menimbulkan kekuatiran terhadap masalah keamanan.[/sociallocker]

Pin It

Leave a Comment